Kabar buruk baru saja menimpa penulis muda yang namanya sedang viral karena rajin membuat tulisan tentang isu-isu yang sedang hangat di masyarakat.
Namanya sering disebut dengan 'Afi'.
Nama panjangnya di akun Facebook adalah Afi Nihaya Faradisa.
Tapi ternyata nama itu hanyalah nama pena yang ia gunakan di sosial media.
Afi punya nama asli Asa Firda Inayah.
Perempuan ini adalah siswi yang bersekolah di SMA Gambiran, Banyuwangi, Jawa Timur.
Ia mengaku sebagai perempuan biasa yang lahir pada tanggal 23 Juli 1998.
Tapi tulisannya di Facebook beberapa kali jadi viral.
Ia juga banyak diundang ke berbagai acara, hingga ternyata harus mengalami hal seperti ini di acara tersebut.
Banyak netizen mengagumi tulisan perempuan muda tersebut karena ia dipandang sudah memiliki wawasan luas.
Berbagai respon ia terima atas tulisan yang menyinggung beberapa isu yang sedang hangat di masyarakat itu.
Dari mulai pujian, hinaan, hingga tulisannya di-suspend oleh pihak Facebook.
Namun hal itu ternyata tak membuat Afi patah semangat.
Ia bahkan menerima banyak undangan ke berbagai tempat, salah satunya adalah acara Diskusi Kepancasilaan dan Open House yang dilaksanakan di Basecamp PSI kemarin.
Sayang, di tempat yang seharusnya Afi menyampaikan pemikirannya itu, dirinya malah mendapat musibah.
Berikut ini yang dijelaskan dari akun Facebook Partai Solidaritas Indonesia beserta dengan video CCTV-nya yang diunggah pada hari ini, Sabtu (3/6/2017).
"Bro dan Sis, pada acara Diskusi Kepancasilaan dan Open House yang dilaksanakan di Basecamp PSI kemarin telah terjadi insiden kecil. Afi, penulis muda yang diundang PSI sebagai narasumber, kehilangan uang tunai sebesar 11 juta rupiah dan sebuah tablet.
PSI selaku penyelenggara mengambil tanggung jawab penuh dan sudah mengganti seluruh kerugian materil yang dialami Afi.
Insiden ini sungguh diluar dugaan kami sebagai penyelenggara. Kami tidak menduga akan ada yang berniat jahat ketika anak muda dari beragam latar belakang berkumpul untuk mendiskusikan masa depan bangsanya.
Sistem keamanan dan CCTV kami telah berhasil merekam dan mengidentifikasi pelaku dari berbagai sudut. Kami juga berterima kasih kepada petugas polisi dan relawan Banser NU yang turut membantu pihak security kami menjaga berlangsungnya acara kemarin.
Kami memohon bantuan dari Bro dan Sis untuk memperhatikan ciri-ciri pelaku yang terekam dalam kamera CCTV kami. Pelaku kabur diduga dengan kendaraan roda dua dengan plat B 3897 atau B 3894. Jika Bro dan Sis mengenali/melihat pelaku, mohon hubungi kami melalui platform media sosial kami.
Semoga tidak ada lagi niat dan perlakuan buruk yang dilakukan di tengah usaha anak muda untuk mewujudkan perbaikan. Salam solidaritas."
Bagaimana menurut Anda?
